Skip to content

CashFlow Quadrant

November 22, 2010

E singkatan dari employee. Artinya pegawai. Pegawai adalah orang yang bekerja untuk orang lain aik di pemerintahan maupun perusahaan swasta, jabatan tinggi maupun rendah, sipil mapun militer. Yang jelas mereka punya gaji bulanan/ per periode yang tetap dengan jam kerja tetap. Mereka sangat mencintai kemanan kerja dan kestabilan ekonomi. Mereka takut resiko dan mengharap kontrak hitam di atas putih.

S singkatan dari pekerja lepas atau pekerja untuk diri mereka sendiri. Contoh dokter, pengacara, akuntan publik, seniman, wiraswasta pemilik bisnis kecil dan lain-lain. Mereka menyukai kebebasan ekspresi dan berusaha melakukan segalanya sendiri menurut cara mereka sendiri. Oleh karena itu mereka perfeksionis. Sayangnya mereka kurang mampu mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain.

B singkatan dari business owner, yaitu pemilik bisnis yang besar, yang memiliki sistem sehingga tidak menuntut kehadiran mereka untuk berjalan. Sistem dari perusahaan sudah berjalan tanpa campur tangan B sehingga B bisa memiliki kebebasan uang dan waktu karena dibiayai aset mereka berupa perusahaan bersistem tersebut.

I singkatan dari investor, yaitu orang yang menginvestasikan uang mereka dalam jumlah sedikit ke dalam sistem perusahaan lalu mendapat laba yang besar berkali lipat. Banyak orang menduga Investor terkait bursa saham, obligasi. Namun ternyata investasi juga terkait manajemen usaha perusahaan dengan melibatkan kecerdasan finansial. Investasi adalah area bermain orang kaya di mana uang berputar menghasilkan uang.Kuadran E dan S disebut kuadran kiri adalah kerja mencari uang langsung sehingga jika mereka bekerja, mereka akan mendapat uang. Sebaliknya, jika tidak bekerja, penghasilan mereka juga berhenti. Oleh karena itu mereka terpaksa selamanya bekerja (walau ada pensiun). Resiko semua orang adalah kecelakaan, sakit dan meninggal. Tambahan resiko kuadran kiri adalah PHK dan bangkrut. Jika itu terjadi bencana ekonomi akan terjadi kepada mereka.

Kuadran B – I disebut kuadran kanan. Di kuadran ini pelakunya tidak langsung mencari uang, amun membangun aset ulu. Setelah aset mereka jadi, aset itu yang kerja sehingga mereka dapat penghsilan pasif. Kalau punya penghasilan pasif, merka a punya bebas uang dan waktu. Jadi bisa libur kerja, liburan. Jika ada resiko kecelakaan mereka bisa antisipasi dengan pengobatan dan perawatan hidup luxs seperti di TV. Jika aset mereka berkembang, mereka tak perlu khawatir masa depan mreka, keluarga mereka dan keturunan mereka.

Menurut Robert T. Kiyosaki kebebasan finansial terdapat di kuadran kanan karena aset mampu memberikan penghasilan pasif untuk membantu masalah ekonomi kehidupan semua orang. Oleh karena itu disarankan semua orang ke kuadran kanan ( walau kenyataannya tiap orang suka bermacam-macam kuadran). Untuk masuk kuadran kanan, disarankan masuk kuadran B dulu untuk mempersiapkan uang dan keterampilan finansial. Kuadran I butuh uang banyak untuk modal.

Untuk masuk kuadran B adabeberapa cara:

1). Membangun sistem. Yaitu merintis perusahaan sampai menyusun sistem yang kuat dan stabil.

2). Membeli waralaba. Yaitu membeli hak waralaba yang sudah memiliki sistem teruji kemudian mengmbangkan orang-orang yang menjelankannya.

3). Membeli pemasaran jaringan. Yaitu waralaba penjualan produk dengan sistem tertentu secara berjenjang (multilevel marketing) sampai rantai tertentu sistem berjalan sehinggad istributor bisa pensiun.

Setelah menujukkan bermacam-macam tujuan dalam masalah ekonomi, Robert T. Kiyosaki juga memberikan langkah-langkah dasar menuju kebebasan finansial. Langkah-langkah itu adalah awal dan selanjutnya terserah pembaca. Robert Kiyosaki mengajarkan kita bahwa ada 4 kelompok manusia berdasarkan memperoleh penghasilan yakni:1employee (karyawan),2 self employee (bekerja mandiri,kaum profesi seperti dokter,pengacara,dan lain-lain)3bisnis owner (pemilik bbisnis) dan 4 investor
kebanyakan darikita berpotensi memperoleh penghasilan dari empat kuadrant namun sebagian besar di berbagai belahan dunia ini mencari nafkah dari kuadran satu alias menjadi kuli bagi orang lain,tak peduli ia jadi tukang ngepel,pembantu rumah tangga,ataupun ia seorang direktur yang setiap hari berkantor di gedung mewah dan naik mobil mewah hakikatnya seorang direktur adalah seorang pekerja dan penghasilanya di jatah perusahaan.
Seorang pekerja adalah seorang yang bergantung pada perusahaan. hidupnya kelihatan enak padahal beresiko, mereka sewaktu-waktu bisa di pecat atau perusahaanya bangkrut karena anda melakukan kesalahan atau anda tidak di senangi bos.kalau toh tidak di PHK, ketika umur sudah mulai uzur anda harus pensiun bersiap-siaplah anda dengan hidup hemat karena penghasilan anda akan jatuh menurun,dan kebutuhan sangat mungkin semakin meningkat.
Seorang dokter,artis,pengacara dan profesi lain termasuk ke dalam kategori self employee bisa bekerja sendiri masalah dia sangat bergantung kepada keahliannya
contoh seorang dokter buka praktek dia kerja siang malam melayani pasienya karena dia sangat terkenal banyak pasien yg berobat kepadanya,masalahnya ketika dia berlibur dia tidak mendapatkan penghasilan apa-apa.
sementara itu jika kita hidup di kuadran 4 sebagai pebisnis kita bisa meninggalkan kantor dengan enak karena sistem bisnis berjalan dengan sendirinya.
mari kita tengok kuadran demi kuadran: kuadran 1 menjadi karyawan,hidup nyaman karena dapat gaji dan pensiun kelemahanya terasa terus menerus kurang untuk memenuhi kebutuhan contoh : wan mahmud pemilik toko mainan anak yang berkembang pesat mengatakan 90% lebih pengeluaran uang para pekerja adalah pengeluaran uang yang tidak kembali atau dengan kata lain pengeluaran konsumtif sedangkan pengeluaran para pengusaha lebih dari 50% umumnya adalah pengeluaran uang yang bisa kembali maksudnya sebagian pengeluaran pemngusaha adalah pengeluaran investasi.

kuadran 2 self employee ..kita bekerja sebagai tukang. jika sudah tua atau kurang populer merosotlah kekayaan kita.sebagai pekerja mandiri kita harus bekerja jika tidak bekerja kita tidak dapat penghasilan, kita liat di berbagai negara banyak artis yang jatuh miskin ketika tidak populer lagi ini terjadi karena pada masa kejayaanya bergelimang uang ,namun semuanya untuk keperluan konsumtif mereka sangat bergantung bayaran.
kuadran 3 business owner sebagai pemilik bisnis memang tenang tatkala dapat untung namun jika perusahaan harus ditutup ? tapi juga harus memberi pesngon kepada karyawan kita? yang di PHK ? benarkah demikian faktanya banyak perusahaan yang bangkrut ? bisa dengan cepat bangkit lagi kjenapa??? pengusaha yang berdedikasi baik pasti banyak di dukung suplier atau relasi ketika kena musibah seperti kebakaran kebanjiran dll.
kuadran 4 adalah investor kehebatan investor adalah membuat kelipatan duit dalam sehari namun mudah tergelingir dalam setengah hari investor adalah orang yang tau pergerakan uang mereka pintar memilih orang berada di kuadran 3 dan bekerja sama denganya….

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: